Pria Tinggi Kekar

1167 Words
selesai jam pelajaran usai , Nia, Mia, dan Nita bergegas menuju kantin karena tadi mereka bertiga pas jam istirahat belum makan. " mau makan apa Nit ? "  tanya Mia . " nasi padang aja Mi aku lagi makan nasi padang dah dari kemaren " jawab Nita . " lagi ngidam ya kamu tuh ? " tanya Nia kepada Nita. " hahaha ngidam dah ada ada aja kamu tuh Ni " jawab Nita. " ya aku emang pengennya nasi padang dari kemaren " ucap Nita. " yaudah ayo Ni susah ni kalo anak badak ada yang dimau harus diturutin " ucap Mia. " anak badak mana ada yang makan nasi padang yeeee " ucap Nita. akhirnya mereka bertiga bergegas menuju rumah makan padang yang tidak berada jauh dari sekolahnya . " jalan kaki nih ? " tanya Nita. " ya iya tukang nasi padang deket masa bawa motor manja banget dah " ucap Mia. " ya bukan begitu Mi biar nanti enggak bolak balik kalo udah selesai makan nasi padang , motornya ditaro didepan rumah makan padang " jelasnya Nita. " oh ya boleh juga sih itu " ucap Nia. " hmm yaudah deh " lalu mereka menuju ke parkiran untuk mengambil motor yang diparkirnya untuk menuju ke rumah makan padang.sesampainya disana mereka langsung memesan makanan yang diinginkan . " samain aja semua kayak kamu Nit " ucap Mia. " nah kok gitu " ucap Nita. " biasanya menu orang sakit tuh mantep mantep " ucap Mia. " nah iya bener tuh kata Mia, kalo gitu aku juga deh " lanjutnya Nia. " yaudah kalo gitu bu nasi padang sama ayam bakar,rendang sambelnya banyakin " ucap Nita memesan kepada tukang nasi padangnya. " nah bener kan seleranya emang mantep ahhahaha " ucap Mia. " iya bener juga kata kamu Mi " ucap Nia. " yeeh ngeselin " ketika mereka lihat ke layar televisi yang tersedia di rumah makan padang, ada berita tentang pelaku penangkapan tersangka pelecehan seksual, yang dimana pelaku tersebut ditangkap karena berbuat pelecehan seksual terhadap 20 orang yang dimana rata rata korbannya adalah anak SMP dan SMA sesuai yang dijelaskan oleh pembawa acara di salah satu channel televisi. " eh itu pelakunya yang waktu itu di mall Mi ." ucap Nia sambil menunjuk ke arah televisi yang berada disudut rumah makan. " nah iya bener bener tuh waktu itu pas samping sampingan sama aku yang kejar kejaran sama aku juga kayak begitu mukanya " jelasnya Nita. " aduh ganteng banget sih sayang banget itu kalo dipenjara " ucap Mia sambil menyesali akan pelaku yang dipenjara karena tampangnya yang ganteng . " Mia " ucap Nia dan Nita dengan berbarengan. " hahaha kenapa sih? enggak salah kan aku suka sama orang? " ucap Mia. " ya enggak salah selama orang itu bukan pelaku pelecehan " ucap Nia dengan sedikit kesal. " enak dong justru aku aman kalo disampingnya " ucap lagi Mia. " iya aman kalo lagi disamping tapi kalo lagi didepannya bisa abis itu baju kamu pada di telanjangin " ucap nya Nita. " ih jangan dong serem ya kalo gitu " ucap Mia. " jangan cari penyakit deh Mi sama yang kayak begitu " ucapnya Nia . " ya abis mukanya ganteng sih " jawabnya si Mia. " tampang enggak mempengaruhi kepribadian seseorang , yang tampan banyak di korea kok tapi malah pada kayak playboy , mending cari yang biasa aja sih " ucap Nia. " noh seharusnya kamu bersyukur kalo ada yang suka sama kamu jangan kamu malah suka sama yang lain " ucap Nita. " kena semprot deh aku sama kalian " ucap Mia . " ya lagian cari cari penyakit aja " ucap Nita. tidak lama mereka berbincang makanan sudah datang dan ketika makanan sudah datang ada yang masuk dan duduk disamping Mia. " numpang duduk ya neng " ucap pria berbadan kekar dengan penampilan baju ketat menutupi ototnya dan celana panjang. " bu nasi padangnya satu porsi pake ayam goreng " ucap pria tersebut. " kenapa ngeliatnya kayak begitu banget neng " lanjut pria tersebut sambil menoleh kesamping kiri nya yaitu si Mia. " eh enggak pak " jawab Mia dengan sedikit terbata bata dalam pengucapannya. " tau kamu bukannya makan Mi malah bengong " ucap Nita. " iya ini makan " jawab Mia . " itu yang di televisi parah ya korbannya bisa sampe 20 orang " ucap pria tersebut sambil menonton berita di televisi tentang pelaku pelecehan terhadap wanita. " yah bapak baru dateng, temen saya ada yang jadi korbannya pak " ucap Nita. " oh iya yang bener ? " ucap pria tersebut dengan sedikit kaget. " ini nih pak yang ditengah korbannya " ucap Mia sambil menunjuk Nia yang duduk di tengah tengah antara Nita dan Mia . " hehehe iya pak saya pernah jadi korbannya " jelasnya Nia . " lho kok bisa? " ucap pria tersebut dengan merasa kebingungan. " iya itu kejadiannya di mall pas aku mau masuk fitting room, dan mau ngebuka tirai masih dalam keadaan setengah terbuka dan aku liat dia lagi ngeluarin alat kelaminnya ke arah saya " jelasnya secara singkat si Nia. " wah terus kamu langsung berbuat apa dong disitu ? " tanya pria itu. " ya lansgung teriak lah pak reflek namanya ngeliat pisang langka begitu " ucap Nia. " hahaha pisang langka deh, kenapa enggak dikejar? " tnaya lagi pria itu. " gimana mau ngejar pas saya teriak pelakunya udah jauh kabur cepet banget pak " ucap Nita asal masuk dalam obrolan Nia dan pria tersebut. " oh jadi pelakunya langsung kabur toh "  " ini pak nasi padang sama minumannya " ucap tukang nasi padang. " oh iya makasih bu " ucap pria itu. " saya kan ngejar itu pelaku pak terus saya yang jatoh dari motor karena ditendang badan saya sama pelaku itu " ucap Nita. " nih pak lukanya " lanjutnya si Nita sambil menunjukkan lukanya . " gausah dipamer pamerin gitu lagi hahaha " ucap Mia sambil tertawa. " yeeh kan cuma ngasih tau , kalo pamer tuh pamer harta Mi " ucap Nita . " bapak keliatannya anggota TNI ya ? " tanya Mia dengan sedikit menduga duga kepada pria tersebut. " ini kartu nama saya " ucap pria tersebut sambil menunjukkan kartu namanya dan juga berprofesi sebagai intel . " wah ngeri ya " ucap Mia. " apaan emang kerjaanya bapak itu Mi? " tanya Nita sambil bisik bisik . " indomie telor neng " ucap pria tersebut menjawab pertanyaan Nita yang ditanyakan kepada Mia. " pas kejadian kamu sama kamu, saya ada ditempat kejadian, saya tau kok kalo kamu di lecehin dan saya juga tau kok kamu di tendang " jelasnya bapak intel tersebut. " ya iyalah pak kan tadi udah saya ceritain sama temen saya jadi bapak tau lah " ucap Nia dengan sedikit melucu . " hahahaha ya enggak begitu maksudnya tuh bapak mau dengerin pernyataan dari kalian berdua dulu sesuai enggak ama yang bapak liat pas kejadian , gitu toh neng ceirtanya " jelasnya pria tersebut.
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD