Tragedi Untuk Nita

1181 Words
mereka bertiga pergi meninggalkan ruang pusat bantuan karena tidak mendapatkan bukti yang dibutuhkan hanya saja rekaman dari cctv dan mengingat ingat muka sang pelaku yang diliat oleh Nia . " mau kemana lagi abis ini " ucap Nia sambil membuka obrolan ditengah tengah suasana yang sepi . " aku masih penasaran sih sama pelakunya " ujar si Nita. " penasaran gimana percuma kalo enggak ketangkep dan enggak ketauan juga , petugas pusat bantuan juga kayaknya sih males nangkep itu pelaku makan gaji buta kalo begitumah " jelas Mia . " bukan makan gaji buta Mi , tugas dia kan cuma melihat cctv doang kalo tugasnya nangkep nangkep pelaku kejahatan ya si satpam yang dimall ini " lanjut jelasnya si Nia . " iya sih maksud aku enggak ada kontribusinya gitu inisiatifnya enggak ada bantu nangkep kek apa kek gitu kasih solusi , jangan malah mecahin harapan buat nangkep pelakunya itu " ucap Mia . " apa mungkin mereka mereka sekongkol ya pelaku sama orang pusat bantuan makannya sering terjadi kejahatan di mall ini " ucap Nita. " ya bisa jadi kali penjahat sama orang pusat bantuannya masih ada ikatan saudara " ucap Nia . " coba deh tanyain lagi orang pusat bantuan gitu bilang pak masih saudaraan enggak sama pelaku yang tadi " ucap Mia sambil bercanda. " yeeh gila aja kali kamu ngaco aja " ucap Nita. " yaudah ini kita mau kemana ? jangan ngobrol aja udah sampe parkiran ni daritadi kita ngobrol " tanya nya Nia menanyakan ingin kemana sehabis dari mall . " pulang aja ah aku mau nyantai nyantai dirumah kamu " jawab Nita. " nyantai mulu kerjaannya , tugas tuh kerjain ada pr kan " ucap Mia . " oh iya ya , yaudah ngerjain tugas aja dirumah kamu yuk Ni " ucap Nita. " iyaudah kalo gitu hayuk ngerjain tugas dirumah aku " ucap Nia sambil mengiyakan ajakan Nita. lalu , mereka menunggangi kuda besi yang mereka bawa tadi dan langsung tancap gas menuju kerumah Nia .ketika sedang didalam perjalanan menuju rumah Nia , Nia berpapasan dengan seorang laki laki yang menurutnya tidak asing bagi dia dan setelah lama dia mengingat ingat dia baru sadar kalo laki laki itu adalah pelaku yang melecehkan dirinya di mall tadi . " Mi pegangan Mi , aku mau ngebut , itu pelaku pelecehan yang tad di mall " ucap Nia sambil melakukan arah putar balik dan memacu sepeda motornya dengan kencang . " et pelan pelan Ni kalo mau ngebut kasih tau dulu Ni " ucap Mia . " gabisa pelan ini , lagi ngejar pelaku soalnya " ucap Nia sambil terus memacu sepeda motornya dengan kecepatan tinggi . diikuti oleh Nita di belakang sepeda motornya Nia . "et si Nia pake ngebut sih " ucap Nita berbicara sendirian di motor. " woi Nia jangan ngebut kenapasih , emangnya ada apa ? " tanya Nita kepada Nia sambil teriak . " itu si Nia nemu pelaku yang tadi di mall Nit " ucap Mia sambil teriak juga menolehkan kepalanya menghadap kebelakang kearah Nita yang sejajar dibelakang motor Nia . " yang mana sih enggak keliatan " ucap Nita masih sambil teriak . " motor putih jarak 2 mobil didepan kita Nit " ucap Mia masih tetap sambil teriak . dari obrolan itu Nita langsung tancap gas dengan sekencang kencangnya sampai akhirnya motornya Nita bersebelahan dengan motor sang pelaku. " oi berhenti " teriak Nita dengan sekencang kencangnya . dan langsung disadari oleh pelaku tersebut , pelaku tersebut langsung tancap gas dengan kencang menjauhi Nita , dan Nita pun juga tidak mau kalah tetap membuntuti motor pelaku tersebut . " jangan lari !!!!! " ucap Nita sambil tetap meneriaki pelaku tersebut . dipeganglah baju sang pelaku sama Nita dengan tangan kirinya dan pelaku berusaha mencoba melepas pegangan Nita , tanpa pikir panjang pelaku mengayunkan kaki kanannya ke arah bagian kiri motor Nita , Nita kehilangan keseimbangan dan jatuh , ketika jatuh , didepan motor Nita sudah ada mobil yang melaju dengan arah yang berlawanan , kemudian nita segera bangun dan lompat ke pinggir jalan yang mana di pinggir jalan tersebut terdapat gundukan pasir bahan bangunan renovasi rumah .Melihat kejadian tersebut Mia yang berboncengan dengan Nia menghampiri Nita yang tersungkur tak berdaya dan juga banyak luka . " Nitaaaaaaaa " teriak nya si Mia . " gotong yuk gotong Mi " ucap Nia . disituasi itu Nita banyak berlumuran darah di tangan dan kaki karena bergesekan oleh aspal jalanan dan keadaan Nita yang pingsan karena mengalami kejadian tersebut . " bawa ke klinik terdekat dulu Ni " ucap Mia . " itu motor ambil dulu kuncinya pinggirin dulu " lanjut nya si Nia . mendengarp erintah si Nia , Mia langsung mengunci motor Nita .setelah itu Mia membantu mengangkat Nita yang kondisinya berlumuran darah . " kamu angkat bagian atas aku angkat bagian bawah ya Mi " ucap Nia dengan terburu buru. " ya oke aku yang bawa motor kamu pegangin Nita di belakang ya "' ucap Mia . mereka bersama sama mengangkat Nita untuk naik keatas motor dan membawanya ke klinik . " yu udah ni Mi , gas " ucap Nia sambil menahan badan Nita . " di sebelah kiri jalan abis perempatan ada klinik , enggak jauh kok dari perempatan cuma 100 meter " Jelasnya si Nia.  " pegangan yang kenceng Ni " ucap Mia sambil memacu sepeda motor nya . dan dilokasi kejadian terlihat ramai orang karena ingin melihat kejadian dan korban yang tergeletak , untungnya sebelum terlalu ramai Nia dan Mia berhasil membawa Nita . " itu yang ada tulisan klinik Mi " ucap Nia sambil menunjukkan jarinya ke arah tulisan klinik . kemudian setelah mendengar perintah dari Nia , Mia langsung mengarahkan motornya ke arah klinik . sesampainya diklinik Nita langsung mendapatkan pertolongan pertama . " bu tolong temen saya abis kecelakaan dia butuh pertolongan pertama soalnya banyak keluar darah karena tadi abis kecelakaan dijalan " Ucap Nia dengan panik . " ok baik mba , sekalian tolong diisi administrasinya mba " ucap tenaga medis klinik . " ya bu terimakasih " ucap Nia . setelah Nita mendapatkan perawatan , Nia mengisi administrasi dengan mengisi identitas dengan identitas dirinya sebagai keluarga yang bertanggung jawab .sementara itu Mia menunggu di bangku antrean menunggu Nia yang sedang mengisi formulir administrasi .setelah selesai mengisi formulir administrasi , Nia langsung menyambangi Mia yang sedang duduk . " gimana Ni udah kan ? " tanya nya Mia dengan penuh ke khawatiran . " udah kok udah di tangani langsung sama tenaga medisnya " jawab Nia dengan sedikit lega. " bagus deh kalo gitu " ucap Mia . " kenapasih harus Nita yang kecelakaan , kenapa bukan aku aja " ucap Nia sambil meneteskan air mata. " udah Ni udah jangan sedih begitu emang dia kurang hati hati " ucap Mia sambil menenangkan Nia . " ya tapi kenapa dia harus andil alih dalam kejadian yang aku alamin Mi " ucap Nia masih sambi meneteskan air mata . " yaudah doain aja semoga Nita cepet pulih dari insiden yang baru dialami " lanjutnya si Mia masih berusaha menenangkan Nia.
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD