85. Babang Bimbang

1927 Words

Jesica mengerucutkan bibirnya sembari menatap nasi dan ayam goreng yang ada dihadapannya. Biyan juga belum menyantap makanannya sama sekali sebelum Jesica makan. Pria itu sedikit melemparkan tatapan tajam pada Jesica agar mau menyentuh makanannya. Jesica benar-benar kehilangan selera makan, alih-alih melihat makanan ini nikmat dan menggugah selera, nasi dilihat bagaikan belatung dan ayam dilihat bagaikan sampah. Bagaimana bisa dia makan jika orang yang menemaninya dingin seperti es batu. Kaku dan jutek, itu kata yang teoat untuk menggambarkan Biyan. "Ayo makan nanti nasinya dingin." Biyan memerintahkan Jesica segera menyantap makanan yang sudsh Biyan pesankan. "Aku udah bilang enggak selera makan tapi tetap aja dipaksa." Jesica menyilangkan tangan di depan d**a. Dia sudah enggan untuk m

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD