Jesica sempat kaget, siapa yang mencarinya ke sekolah. Dia tidak memiliki keluarga di Jakarta. Otomatis orang yang mencari sampai ke sekolah ini ada urusan penting apa. Jesica memperhatikan wanita yang ada di hadapannya. Selain mirip dengan wanita yang ada di mimpinya. Wanita ini juga terlihat mirip dengan wajah Jesica. mata hazel mereka sama, dagu mereka pun sama, bentuk wajah juga hampir sama. Apa mungkin ini adalah saudara atau kerabat yang mencari Jesica? Gadis cantik yang rambutnya di gerai ini menjabat tangan wanita yang ada di hadapannya sangat sopan. Tidak lupa dia memberikan senyuman yang menawan. "Salam kenal, Bu. Saya Jesica!" Jesica mengangguk sopan. Seperti biasa dia menghargai dan menghormati siapapun. "Sudah kenal." jawab Kania sangat ketus. Dia duduk sambil menyilangka

