52. Pengakuan

1927 Words

Pagi yang cerah untuk mengawali hari ke sekolah. Gadis cantik tengah duduk di bangku belakang mobil, menunggu mobil untuk sampai di tempat tujuannya. Mobil berwarna putih telah berhenti di gang sempit yang hanya bisa di lalui hanya oleh satu mobil saja. Pintu di geser dan gadis itu pun keluar. Berjalan melalui gang kecil hingga sampai di bangunan kosan tiga lantai. Suasana sudah sepi karena mungkin anak-anak yang tinggal disini sudah berangkat ke sekolah maupun bekerja. Jemari lentik mengetuk pintu beberapa kali, tapi sepertinya kamar yang ia ketuk itu sudah lama kosong. Terlihat dari luar bahwa kamar gelap dan gordennya tertutup rapat. Sepatu dan sandal di rak depan kamarnya pun sepertinya sudah lama tidak di gunakan. Lama ia mengetuk beberapa kali hingga berteriak memanggil pemilik ka

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD