Bab 62

1091 Words

Suara ketukan pintu membuat Jemima menghentikan aktivitasnya memakan mie instan, dia bangkit berjalan menuju sumber bunyi yang mengusik ketenangannya di tengah menikmati lezatnya sarapan bersama Jovic. “Damn, Andrew?” ucap Jemima tersenyum miring, dia tidak bisa lagi menahan semua umpatannya. Dia muak dengan Andrew yang tak kunjung berubah sikapnya. “Mau apa kamu? Mau apa kembali lagi? Aku muak dengan semua janjimu yang akan berubah. Kenyataannya apa? Kau malah mengacuhkan aku! Kau kira aku apa di hidupmu? Sudahlah Andrew, kurasa impian indah pernikahan kita harus dihentikan. Aku lelah dengan semua ini.” Jemima mengusap wajahnya kasar. Andrew di hadapannya sedang memikirkan kalimat apa yang bisa membuat Jemima memikirkan kembali keputusannya. Andrew tidak bisa hidup tanpa Jemima, wanita

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD