Bab 15

1145 Words

Setiap pulang dari kantor, beberapa hari ini Jemima tidak ke apartemennya, melainkan ke rumah Andrew. Ia berharap dengan menginap di kediaman Andrew, Jemima tidak merasa dunia menjauhinya. Kesepian di apartemen membuat Jemima berpikiran macam-macam. “Kau tidak pulang lagi malam ini?” Jemima sedikit memelas di depan telepon yang menampilkan wajah letih Andrew. Mereka tengah melakukan panggilan video. “Maafkan aku, Jemima. Banyak data yang keliru. Aku curiga ada karyawan yang tidak jujur. Kami harus cepat menyelidikinya,” jelas Andrew. Pria itu juga tak rela jika harus meninggalkan Jemima sendirian di rumahnya. Apalagi kemarin malam pun ia tidak pulang karena alasan serupa. “Kau terlihat sangat kelelahan. Kenapa tidak pulang saja untuk sekadar beristirahat?” bujuk Jemima. Ia tak tega meli

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD