BAB. 6 SAKTI

1462 Words

Caravik terbangun oleh bunyi ansnya yang masih setia di pergelangan tangannya. Sudah berapa jam dia tidur atau tak sadarkan diri? Haaa dia bahkan tak tahu kapan mulai tidak sadar. Kepalanya terasa berdenyut, pusing. Dengan lemah dia berjalan ke dapur mini . Caravik menyalakan mesin kopinya. Carafik mengambil beberapa biji kopi yang berharga dan mulai membuatnya. Dia lalu menuangkan ke dalam cangkir. Menghirupnya. Menyesapnya. Sebuah prosedur yang rutin dilakukan setelah ia mengalami mabuk berat. Hmmm… yaaah, kopi adalah obat terbaik bagi pening karena mabuk, dibanding dengan senyawa penetral itu.   Caravik menghirup bau kopi itu. Tapi yang masuk ke dalam hidungnya adalah bau busuk yang menusuk. Bau apha ini? Heee… mana O’shizak? Biasanya dia akan ributh dan mengejarku  unthuk menyunth

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD