“Tulinut-tulinut-tulinut.” Suara minisupertele memanggil pemiliknya. Kaila mengambil Minisupertelenya. Pada saat bersamaan Minisupertele Xheira, dan supertele di kamar menyala. “Dokter Croll?” tanya Kaila tumpang tindih dengan sahutan Xheira-Zyeko-Nato bersamaan dari tempat yang berbeda. Mereka bingung mendapati gambar wajah cantik pada minisupertelenya. “Itu adalah dia. Shakeeera.” Kata Dokter Croll membuat semua melongo. “Di… dia sudah sembuh?” tanya Nato. “Belum, tapi ini adalah wajah aslinya sebelum penyakit itu datang.” Kata Dokter Croll di seberang sana “Oooh.” Semua menggumam takjub. “Dan ini adalah wajah O’shizak terakhir.” Kata Kaila mengirim gambar wajah O’shizak pada mereka. “Haaa.” Suara tumpang tindih dari seberang Kaila nyaris menjadi koor sebuah hymne. “Di…dia…

