Dua permintaan Meisya

1253 Words

Mbak Tri langsung bangun dari duduknya saat mendengar ketukan di daun pintu yang separuh terbuka, ia merasa tidak enak hati karena terlihat sedang duduk santai di atas ranjang sang majikan. Meisya menghapus air mata yang masih menggenangi kedua pelupuknya, tetapi tetap saja hal itu dapat terlihat oleh Samuel yang sudah berjalan mendekat. "Mbak permisi dulu, ya, Non, mau nyetrika baju, terus masak buat makan malam," pamit Mbak Tri yang dijawab dengan anggukan kepala oleh Meisya. "Permisi, Den," pamit Mbak Tri saat berjalan dan berpapasan dengan Samuel. "Mama di mana, Mbak?" tanya Samuel karena di bawah tadi belum bertemu dengan sang ibu. "Belum pulang, Den, pergi ketemu temannya Nyonya bilang," jawab Mbak Tri. "Iya, makasih," sahut Samuel tanpa menatap pada Mbak Tri karena panda

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD