Konklusi

1509 Words

Thea menunggu dengan tidak sabar ketika mendapati Dieter dan Derek berjabat tangan satu sama lain, lalu mereka melangkah ke mejanya. Andai saja Thea tidak mengenal keduanya, dia pasti berpikir mereka berdua adalah sahabat lama yang baru saja bertemu kembali. Kedua pria itu sepertinya telah menyelesaikan perselisihan mereka dalam waktu yang terbilang singkat, sebab atmosfer diantara keduanya terlihat tidak lagi tegang. Terutama Dieter yang tampak sangat rileks dan terbuka kepada Derek. Padahal beberapa saat yang lalu dia terlihat super agresif. “Apa yang kalian berdua bicarakan tadi?” tanya Thea ketika Dieter telah berdiri disisinya. “Tenang, tidak ada akal bulus atau sesuatu yang berbahaya kok. Setidaknya tidak ada salah satu dari kami yang berakhir menangis sepertimu,” jawab Dieter en

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD