Thea terus saja melangkah menjauh, berusaha meredakan seluruh amarahnya sendiri dengan setiap hentak kaki yang dia pijakan ke lantai dingin rumah sakit. Derek … kenapa dia harus bertemu dengan suaminya itu sekarang? dan lagi dengan istri dari pria yang dia hormati. Kehidupannya sedikit jauh lebih membaik tetapi apakah ini kode dari semesta kepadanya bahwa dia memang sejak awal seharusnya berhenti untuk memaklumi sikapnya dan menyerah? Ya, setidaknya dia telah melakukan itu tadi. Perceraian adalah jalan yang dia ambil secara impulsive. “Thea.” Suara Dieter membuat langkah wanita itu terhenti, tetapi dia tidak menoleh sedikit pun dan hanya menunggu hingag Dieter berada tepat di sampingnya. “Ruang konferensinya ada di sebelah sana,” ujar Dieter sambil menunjuk pada direksi yang berbeda d

