Sesi Romantis di Jam Kerja

1169 Words

Ranti kini hanya bisa diam, tidak ada lagi sanggahan yang bisa dia berikan dan sampaikan. Sementara Thea menanggapi hal tersebut dengan lebih bijaksana. “Dan seperti katamu, aku harus menerima pria yang membuat jantungku berdebar kencang hanya dengan sebuah senyuman saja. Aku sudah memikirkannya, aku berterima kasih sekali karena kamu selalu mewanti-wanti aku, aku tahu kalau kamu sangat mengkhawatirkan aku, tapi sekarang aku sudah membuat keputusanku sendiri. Aku merasa benar-benar tidak punya alasan untuk menolak, sebab Dieter membuatku merasa sangat istimewa.” Thea mengambil setumpuk brosur dan meninggalkan meja, mengakhiri konversasi soal Dieter yang dia yakini hanya akan berujung perdebatan yang tidak perlu dengannya. Bukan itu yang Thea inginkan. Ranti merenung sesaat setelah Thea

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD