Who are You?

1123 Words

Thea tentu langsung mengernyitkan alisnya dengan salam perkenalan tidak ramah yang dilontarkan oleh si wanita pemilik tubuh molek. “Maaf, apa kita pernah bertemu sebelumnya?” sahut Thea yang mencoba untuk menanggapi ungkapan provokatif wanita itu dengan sesopan dan setenang mungkin. “Tidak, tapi seharusnya kita bertemu paling tidak sekali dan sayangnya kita bertemu disini. Oh … apakah Dieter tidak mengatakan apa-apa kepadamu soal aku?” timpal wanita itu, nada bicaranya sinis dan terkesan menyebalkan. Sebagai wanita dewasa disini, Thea tentu tidak langsung terpancing emosi. Lagipula memilih bersama dengan Dieter, berarti sama dengan berurusan dengan para perempuan dengan tipe seperti ini. Ya, ini resiko dan Thea paham bahwa cepat atau lambat dia akan dipertemukan dengan sebuah batu keri

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD