Amour Bridal House Keisya dan Adam memasuki butik pengantin yang terlihat mewah dan berkelas, dengan senyum cerah memancar dari wajah mereka. Para karyawan butik, penuh antusiasme, menyambut mereka penuh kehangatan. “Selamat datang, sayang… Hey, apa kalian sudah melihat venue resepsinya?” tanya Maria tersenyum lembut, penuh sukacita menyambut putra dan calon menantunya. Suasana hangat dan ramah di butik itu membuat Keisya merasa nyaman, seolah berada di rumah sendiri. “Sudah, Ma, barusan kami dari venue resepsinya,” jawab Adam cepat menanggapi pertanyaan dari sang mama yang sibuk cipika cipiki dengan Keisya. “Terus prosesnya bagaimana?” tanya Maria lagi, sambil mengajak Adam dan Keisya untuk duduk di atas sofa di sudut ruangan. “Tujuh puluh persen jadi, Ma,” jawab Adam. Maria mengan

