BAB 33

1540 Words

Setelah kejadian yang menggoncang perasaan zahra waktu itu seakan membuat zahra takut untuk melangkah kan kaki nya keluar dari apartemen putra. Bahkan zahra pun sampai mengambil cuti untuk kurun waktu yang begitu lama , ia masih mencoba memulihkan rasa trauma nya dengan kejadian beberapa tahun yang lalu. Yang sangat melekat pada dirinya dan tidak bisa hilang , dan sebenarnya itulah alasan utama mengapa zahra dan juga putra belum mau melangsungkan sebuah pernikahan. Namun , Zahra selalu bilang jika trauma nya hanya sekedar tentang hubungan masalalu Antara kedua orang tuanya yang hancur berantakan. Segelas milktea hangat sedang menemani pagi zahra saat ini , ia sudah menyiapkan sarapan untuk putra. Dan zahra pun kini sedang menunggu putra yang sedang membersihkan dirinya dan bersiap-si

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD