*** Pagi ini kondisi Andini lebih baik dari semalam. Tidak terlalu sakit ketika bergerak, dia sudah bisa duduk tegap meskipun terkadang masih meringis. Tidak lagi di temani Teh Susi, Andini hanya bersama Malik, setelah pukul tujuh pagi tadi sang tetangga berpamitan pulang. Tidak bisa dua puluh empat jam menjaga, Teh Susi hanya bisa menjenguk Andini sesekali, karena bukan sekadar ibu Rt, perempuan tiga puluh lima tahun itu juga ibu dari dua orang anak yang kebetulan sudah bersekolah. "Makan yang banyak, Din. Kamu sekarang Ibu menyusui, jadi nutrisi yang masuk harus banyak." Andini yang sejak tadi tidak bersemangat makan, menoleh setelah Malik yang duduk persis di samping bednya, memberi komentar. Sudah pukul sembilan pagi, Andini baru menyantap sarapan miliknya, karena meskipun sejak s

