*** Setelah administrasi selesai, Arjuna bergegas kembali ke kamar rawat Andini. Tanpa berniat menunjukan kertas berisi rincian pembayaran, dia memasukannya sebelum sampai di tempat tujuan. Bukan tanpa alasan, hal tersebut dilakukan agar Andini tidak merasa tak enak, karena tidak sedikit, uang yang dia keluarkan untuk biaya rumah sakit ada di kisaran dua digit. "Andini, saya sudah menyelesaikan semuanya. Ayo kita pulang." Sambil membuka pintu kemudian masuk ke kamar rawat, ajakan tersebut Arjuna lontarkan pada Andini yang masih duduk di hospital bed. Tidak ada Malik, perempuan itu sendirian. Tidak perlu bertanya ke mana sahabat Andini tersebut, Arjuna sudah tahu karena sebelum sampai di kamar rawat, dia berpapasan dengan Malik yang masih mengangkut barang bawaan ke mobil miliknya di

