Dia Imamku

1742 Words

Adelia : Hei mas Dimas ku sayang,menulis tentangmu ini akan selalu diam - diam ketika kamu tengah terlelap di sebelah anak - anak dan jemarimu terus menggenggam erat jemariku hingga pagi,selalu dan terus - menerus malamnya kita di lalui dengan senyuman indah dari bibirku.Allah memberikan kedewasaan bukan dari usiamu saja,segala hal yang selama ini membuatku semakin merasa nyaman.Terimakasih mas, Mas Dimas, Jodoh itu penuh misteri ya,kalau saja aku lebih dulu tahu hati dan ketulusan dari lelaki sepertimu,tidak akan pernah aku meminta untuk pergi dari mu apalagi hingga berpisah. Ingat di benakku,wajah tampan mu semakin berkerut menahan beban ketika aku membincangkan perpisahan,sekarang tidak akan lagi mas.Aku akan hidup bersamamu,menemani di samping hingga anak - anak tumbuh menjadi dewas

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD