Happy Reading ^_^ *** "Christ..." "...." "Tolong... tolong aku." tambahnya dan diakhiri dengan isakan pelan. Suara Chrystal terdengar terengah-engah sekaligus gemetaran. langkahnya semakin cepat padahal tidak ada siapa pun di belakangnya. Pada titik ini Chrystal benar-benar ketakutan. Dia benar-benar takut sesuatu yang buruk menimpa dirinya dan sang anak. Waktu itu ada Christopher yang menolongnya, tapi kali ini siapa? Apalagi sebelumnya dia begitu keras kepala dan menyuruh Christopher tidak usah cerewet. Demi Tuhan, dia benar-benar menyesali semua perkataannya tadi. Didorong oleh rasa takutnya, Chrystal semakin mempercepat langkahnya. Tapi kakinya tersandung sesuatu dan membuat Chrystal jatuh terduduk di atas bebatuan kecil. Chrystal sempat mengaduh kesakitan, tapi kemudian dia inga

