HAPPY READING ^_^ *** "Chrys, dengarkan aku." Christopher berusaha menyusul Chrystal yang berjalan cepat ke arah kamarnya. Tidak, Chrystal tidak boleh masuk kamar sebelum mendengarkannya. Perempuan itu bisa mengurung diri dan itu bukan hal yang baik untuk kelanjutan hubungan mereka nanti. Mereka harus berbicara sekarang juga. Semua masalah harus diselesaikan sekarang juga. "Chrystalline Tan." Ulang Christopher lagi, namun dengan suara tegas yang tak terbantahkan. Mendengar itu, Chrystal berbalik dan menatap Christopher dengan dagu terdongak. Dia kecewa sekali pada Christopher. "Apa lagi yang mau kau jelaskan, huh? Aku sudah mendengar semuanya. Dan kau membohongiku." "Awalnya aku memang membohongimu. Tapi kau bisa lihat kan akhirnya? Yang kau pikir sebagai kebohongan ternyata tidak se

