Notifikasi Bernama Adik In

1014 Words

RAHASIA DI KOPER SUAMIKU Bab 19 Arya bergeming di tempatnya. Aku tak perduli dan terus melangkah menjauh. Pintu kaca transparan pada kafe ini memperlihatkan sosok yang kukenal di sebrang sana. Dia sedang sibuk berkutat dengan ponsel yang ia tempelkan di indra pendengarannya. Mau apa dia ke sini? Bukankah dia bilang akan ke kantor? **** Aku terus memerhatikan gerak-geriknya. Tak ada yang mencurigakan. Dia terlihat hanya sedang berteleponan dengan seseorang. Akhirnya aku menghampiri lelaki itu. Rehan yang menyadari keberadaanku segera mematikan sambungan teleponnya. Dan memasukan benda digital itu ke saku. Padahal jarakku dengannya masih agak jauh. Sekitar sepuluh meter lebih. "Dewi, kamu di sini?" Rehan memasang wajah yang agak canggung. Menurutku. Ah, mungkin itu hanya pikiranku

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD