Bab 27 Hukuman Dari Iqbal

1543 Words

Iqbal di sebelah Nina mendengar si cucu ingin pulang, dicolek lengan cucunya. Nina memutar setengah badan kea rah kakeknya itu. “Yes, Opa?” “Kamu pulang sama Opa ke Singapura.” Nina terkaget, dipandang si kakek, “Tapi kan Opa masih perawatan rumah sakit.” “Opa gerah di Jakarta.” Sang opa menyahut sambil melirik ke Eric dan Mila. “Hais-!” dia menghela napas sebab Nina tampak mencemaskan dia, “Opa bisa rawat jalan, Nina.” Sang cucu menghela napas, “Iyalah, Opa Jenderal, kita pulang ke Singapura.” Iqbal tersenyum, ditepuk saying kepala cucu cantiknya ini, “Good, girl!” kekeh dia sebab wajah si cucu kini tersenyum inosen persis wajah puppies yang senang dicium induknya. “Opa-!” Steven mencolek lengan si opa, “Steven minta izin ya.” “Menemani Nina?” sang opa langsung tahu, “Sorry, boy,

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD