Bab 163

1047 Words

Bagaskara "Jangan terlalu percaya dengan apa yang dia katakan, apalagi ini ketika semata. Tidak berarti apa-apa. Kalian harus lebih waspada lagi," tandasku dan mereka langsung mengangguk. Kami kembali fokus dengan tugas kami masing-masing, sementara Vania masih belum keluar dari kamar. Tandanya dia masih tidur. Baguslah. Aku lebih memilih dia tidur daripada tahu keresahan yang sedang melandaku saat ini. "Mereka sepertinya menyewa beberapa orang yang paling berpengaruh untuk membelokkan keyakinan masyarakat," ucap Alex tiba-tiba, tapi penjelasannya masuk akal. "Cari beberapa orang itu dan aku ingin melihat mereka secepat mungkin!" perintahku tidak sabar. "Tentu. Tanpa kamu minta, aku akan mencari mereka secepatnya!" Alex berkata sambil menggerakkan gigi, tanda dia juga tidak sabar untu

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD