Bagaskara Aku tersenyum lebar ke arahnya yang terlihat sempurna. "Tentu saja. Bukankah lebih cepat lebih baik?" "Tentu." Kami masuk ke dalam sebuah mobil yang sudah aku siapkan dari dulu. Aku sudah menyangka bahwa masalah ini akan terjadi. Makanya segala hal kecil sudah aku siapkan untuk menyerang lawan. Apalagi kalau mereka mengincar Vania juga. Kali ini aku tidak akan pernah bersikap lembut sedikit pun. Tidak akan ada celah bagi mereka untuk melarikan diri. Aku pastikan kali ini mereka langsung tunduk. "Aku sudah tidak sabar untuk bertemu Tuan Angga." Clarissa, tersenyum menyeringai. "Dia milikmu malam ini." "Apa aku boleh melakukan apa pun yang ingin dilakukan?" Dia kembali bertanya. "Tentu saja, tapi buat dia seperti yang aku inginkan." "Tentu. Seperti sebelum-sebelumnya, aku

