Apa yang salah dari mencintai seseorang yang tidak bisa membalas cinta itu? • • • "Nay, Ayah jalan duluan, ya. Sarapan sudah Ayah siapkan di meja makan. Bekalmu juga," ujar Mario dari luar, setelah mengetuk pintu kamar Naya, tanpa membukanya. "Iya, Yah. Ayah hati-hati, ya, di jalan." Berhubung Naya masih sibuk bersiap-siap, ia hanya menyahuti dari dalam. "Oh, iya. Ada yang menunggu kamu, tuh, di bawah." Beberapa saat Naya sempat terpaku. Tidak perlu diberitahukan ayahnya siapa orang itu, Naya sudah yakin betul dia pasti kakak kelasnya yang semalam mendeklarasikan diri sebagai pacarnya. Siapa lagi kalau bukan Damar Naelandra! Setelah beres memakai sepatu, Naya beranjak ingin mengambil ranselnya yang sudah ia siapkan di atas meja belajarnya. Akan tetapi tiba-tiba langkahnya terhenti k

