"Oh, Tuhan! Adikku cantik sekali!" seru Daniella begitu selesai merias wajah cantik Alara. Daniella melarang Selim menyewa jasa seorang Make Up Artist dan langsung menawarkan dirinya untuk merias Alara. Daniella memang memiliki keahlian dalam bidang itu dan Alara adalah orang lain pertama yang menjadi sasaran sentuhan perlengkapan make up yang ia miliki. Hanya riasan natural karena Alara tetap akan memakai cadarnya saat duduk di pelaminan nanti. Nyai Hanum pun ikut memuji kecantikan Alara yang semakin sempurna di hari bahagianya. "Ummi ikut bahagia, Nak! Akhirnya kamu menemukan pangeran yang siap menjadi pemimpin dalam rumah tangga kalian. Jadilah istri yang salehah untuknya! Jadilah sandaran yang nyaman bagi suamimu saat ia sedang berada dalam kesedihan dan rumah yang menjadi tempatnya

