48. Hai, Alara!

1040 Words

Ba'da salat Subuh sebelum matahari terbit, Selim pamit pada semua asisten rumah tangga yang bekerja di rumah orang tuanya. Meskipun ia akan melakukan penelitian selama sebulan, ia akan pulang ke rumahnya sesekali untuk mengecek rumah dan perusahaan sang ayah yang kini dikelola oleh salah satu sepupu mendiang ayahnya yang sengaja ia panggil dari Turki. Sebelum ia naik ke mobilnya, ia dikejutkan dengan kedatangan pamannya itu. "şimdi gitmek istiyor musun?" tanya Mehmet, sepupu Farhat. **(Kamu mau berangkat sekarang?) "Evet, Amca," jawab Selim. **(Iya, Paman) Mehmet tersenyum. Ia segera menghampiri keponakannya yang kini telah yatim lalu memeluknya. "Allah seni her zaman korusun," ujarnya tulus. **(Semoga Allah selalu melindungimu.) "Amca da kendine bakmalı. Ben de seni sık sık günc

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD