My Destiny | 59

2157 Words

"Rafa, sudah siap barang-barangnya yang mau dibawa?" tanya Calvin pada Rafael saat anak itu sibuk memasukkan wadah camilan, botol minuman, mainan, dan sebagainya yang dia butuhkan saat akan jalan-jalan ke taman daerah perumahan keluarga Frenzo. Di sana nanti ada Theo dan Chyntia yang menunggu ingin ikut bermain juga. Alya yang baru saja dari kamar mandi menghampiri Calvin yang sedang duduk sambil menyandarkan punggung ke kepala sofa, kaki kanannya terlipat ke atas paha kaki kiri. Calvin mengulurkan tangan kanannya, melingkar erat pada pinggang Alya. "Sudah reda sakit perutnya, Sayang?" tanyanya penuh kasih sayang. Calvin tersenyum, mengecup singkat bahu Alya. Pria itu kelewat bucin, dia begitu banyak mencintai hingga rasanya lupa segalanya. Alya mengangguk, dia sudah mengolesi perutny

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD