Satu langkah pada titik temu

2378 Words

"Jadi, ini apart lo?"   Ardi menganggukkan kepalanya sebagai jawaban dan menutup pintu di depannya. Laki-laki itu membuka jaketnya yang menyisakan kaus abu-abu yang kemudian ia lempar asal jaket itu ke arah sofa di sana. Kakinya melangkah menuju ke arah dapur yang diikuti Elara di belakang.   "Lo.. mm, kabur lagi dari rumah?" Elara kembali bertanya.   Mendengar pertanyaan itu, Ardi yang sedang membungkuk untuk mencari minuman di dalam lemari pendingin menutup kedua matanya rapat-rapat. Helaan napas pelan namun terkesan begitu berat terdengar. "Bukan kabur, cuma gak mau balik lagi ke sana," sahutnya.   Elara mendengus keras. Ia menarik tangan Ardi untuk melihat ke arahnya. "Karena Tante Reika lagi?"   Jika memang benar, bisa Elara pastikan kepergian Ardi kali ini sama seperti pert

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD