Chapter 2 bad news

710 Words
Chapter 2 **** Mereka pun tiba di boutique milik Nora , boutique itu pun dinamakan  Boutique Salinas,yang hampir semua orang tau       Pagi rinrin, Nora menyapa para pegawai nya,pagi bu Nora apa ada masalah tanya Nora pada pegawai nya,tidak ada Bu semua baik' baik saja,oke kalo begitu saya tinggal keruangan saya dulu,ayo dek Nora pun mengajak adik nya,Kaka mana karya Kaka terbaru kata Mona sabar dong mona, ini sangat bagus ka,Mona melihat sebuah long dress yang sangat cantik,iya donk ini pesanan seorang wanita ,mona pun manggut-manggut,aku mau yang ini aja deh ka,rengek Mona pada Kaka,nya,ini sudah ada yang punya dek.kamu yang ini saja yang Kaka mau kasih,Mona pun melihat setelan yang di tunjukkan kaka.ah Kaka masa yang ini,ini limited edition,hanya terbatas, akhirnya Mona pun menerima setelan yang di kasih Nora, **** Ponsel Nora pun menyala dan bergetar,Nora melihat layar ponsel nya dan melihat sebuah nomor asing masuk.mona melihat kakanya terdiam menatap layar ponselnya membuat Mona bertanya,dari siapa ka Nora,Nora pun melihat adik dan berkata tidak tahu mon. Nomer nya asing,kata Nora,ya sudah matiin saja ka,Mona menyuruh mematikan ponsel,tapi Nora tidak mau dan mencoba menerimanya,halo selamat siang apa betul saya bicara dengan ibu Nora, seorang di seberang sana bertanya,beetul saya sendiri maaf ini dengan siapa ya,Nora berusaha tenang,maaf Bu Nora kami dari pihak kepolisian,apa betul Alvin Anggoro.suami ibu, polisi itu pun bertanya lagi memastikan Nora,suami Alvin,          Iya saya istrinya pak ada apa ya apa yang terjadi Nora sudah mulai panik, Suami anda saudra Alvin mengalami pembunuhan,kami menemukan jasad nya di dalam sebuah mobil di kawasan Kemang Jakarta Selatan,dan jasad nya sudah kami bawa kerumah sakit forensik untuk di otopsi,Nora pun terguncang hebat bagai kan petir di siang bolong, kepalanya Sangat berat matanya mulai gelap,Nora pun pingsan,     Mona yang mengambil ahli ponsel Nora pun langsung menangis dan mencoba tenang  dan menelpon mommy dan Daddy nya, karyawan dan satpam Nora yang mendengar teriakkan Mona langsung masuk keruangan kerja nora dan langsung membopong tubuh Nora untuk diletakkan di sofa panjang.rinrin berusaha  untuk memberikan minyak angin membuat Nora sadar, mommy dan Daddy mereka pun datang setelah Mona mengabarkan Kaka ipar nya telah tiada,Mona mommy Daddy,ka Nora belum sadarkan diri dari tadi Mona pun menangis di pelukan daddy, mommy Nora pun menghampiri anaknya yang pingsan,Nora pun perlahan-lahan membuka mata kepala nya dirasakan nyeri perut nya panas,air matanya pun sudah jatuh Nora pun teriak dengan histeris,mas Alvin mommy mas Alvin kenapa kau tega tinggalkan aku mas,sabar sayang mommy nya berusaha untuk memberikan kesabaran untuk putrinya, mommy mas Alvin tidak mungkin meninggalkan Nora begitu saja mas Alvin hanya bercanda kan mommy jawab mommy,Nora pun bangkit dari sofa menuju Daddy nya,Daddy ini pasti bohong mas Alvin tidak meninggalkan aku,ini bohong Nora pun menangis ketawa dan teriak,hingga Daddy nya menampar anak nya,plak Daddy apa yang kamu lakukan sang istri marah melihat putrinya di tampar Nora pun tidak teriak dan diam, Mona di mana jenazah Alvin sekarang,tanya arya Mahesa,kepada putri keduanya, jenazah mas Alvin sekarang ada di rumah sakit forensik, mereka masih otopsi jasad mas Alvin Daddy,aku mau kesana aku mau melihat mas Alvin Daddy,aku mau lihat suami ku, mereka pun menuju kantor polisi,             *** Mereka pun sampai di kantor polisi dan menuju ruang forensik dimana jasad Alvin terbujur kaku,Nora pun menghampiri jasad suaminya dan membuka kain penutup jenazah         Terlihat wajah suaminya yang sudah tidak bernyawa,pucat Nora pun memeluk suaminya.dan menangis meraung Hinga nyesak di bhatin Nora,masa alviiin kenapa mas tega sama aku mas ,tadi pagi mas udah janji mau jemput aku,mas juga tanya aku mau apa di hari ulangtahun pernikahan kita,aku jawab aku cuma mau kamu mas gak mau apa,apa,mas jangan begini lihat anak kita mas apa mas tidak kasihan sama anak kita,mas sadar mas kumohon mas bercanda,Nora pun pingsa lagi,mommy dan Daddy nya sedih terpukul, berapa petugas pun buru-buru menolong Nora yang pingsan, mommy Nora melihat anaknya pingsan lagi pun tak kuasa menahan air mata,menangis lagi Mona pun sama hanya Daddy Nora Arya Mahesa tidak menitikkan air mata, walau hatinya terguncang juga,namun berusaha tegar,       Mereka pun membawa Nora kerumah sakit,karna Nora pengalami pendarahan Di saat Nora pingsan,petugas yang menolong Nora saat pingsan mendapatkan tangannya penuh darah di celana Nora, sampai di rumah sakit Nora kehilangan janin nya         Membuat Nora bertambah terguncang hebat,ya Nora kehilangan suaminya dan juga darah daging Alvin, sungguh ujian yang berat,
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD