Lawakan Para Gadis

1379 Words

Diana P.O.V Hari itu langit mendung, dan angin sore terasa dingin menyentuh kulitku saat aku duduk di balkon apartemen. Jasmine tertidur di dalam, setelah seharian bermain dengan Justin yang datang membawakannya mainan baru. Aku baru saja selesai menyeduh teh melati ketika pesan itu masuk. “Kamu terlihat sangat lelah hari ini, tapi tetap memesona. Kamu tidak pernah kehilangan sinarmu meskipun dunia sedang berat.” – Mr.Gray Tanganku menggenggam ponsel erat. Aku menatap layar itu lama, detak jantungku sedikit lebih cepat dari biasanya. Kalimat itu lembut, manis, dan tepat sasaran mirip seperti kalimat yang beberapa kali kudengar… dari Justin. Aku menutup mata. Bayangan senyum Justin saat menghibur Jasmine, caranya memandangku dengan hangat, dan perhatiannya yang nyaris tak terputus semu

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD