Chapter 34 - Kenyataan

1716 Words

Nadhifa jelas melihat bagaimana kemesraan Reina dengan pria yang ada di sampingnya. Seketika dia langsung melihat Mas Azzam dan ekspresi suaminya itu datar. Dia tampak tidak terkejut sama sekali ketika melihat Reina. “Mbak, ini putunya.” Nadhifa langsung berbalik dan membayar putu yang sudah dia pesan. “Kak, duluan.” Azzam langsung menggandengnya pergi dari tempat itu. Mereka masuk ke dalam mobil dan suasananya sangat canggung. Azzam tidak berkata apapun dan langsung menyalakan mesin mobil dan pergi. Nadhifa membuka jendela, dia membuka bungkusan kue putu yang dibungkus dengan daun pisang. Rasanya sangat lezat dengan gula merah yang meleleh dilidah. “Mas mau?” “Boleh, suapin.” Dia tersenyum dan mulai menyuapi Azzam, “Enak, Mas?” “Iya, masih banyak nggak?” tanya Azzam. Nadhifa ter

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD