Chapter 40 - Kehangatan

2031 Words

Dion memperhatikan Reina yang sedang memoma ASI yang dibantu oleh ibunya. Dia tidak tahu kenapa tetapi Reina terlihat sangat khawatir hingga melakukan itu karena pemulihannya cukup cepat. “Ini sudah cukup nak untuk dua hari.” Reina mengangguk, “Terimakasih, Ma.” Dia seperti kehilangan tenaganya sejak beberapa jam yang lalu, hal itu membuatnya memberikan persiapan ASI untuk anak kembarnya karena takut dia ketiduran ketika mereka sedang lapar. Kebetulan, dia memang sudah mempersiapkan semua kebutuhan sebelumnya. Termasuk alat pompa ASI yang dia beli online dari Indonesia. Setelah makan, dia memtuskan untuk tidur sebentar. Dion menggenggam tangannya, “Cepat sehat sayang, kita akan memberi mereka nama setelah kamu dalam kondisi yang lebih baik.” “Temani aku, jangan pernah pergi.

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD