Azzam mengantar Reina pulang ke rumah, dia menaikkan istrinya ke atas kursi roda lalu membawanya masuk ke dalam. Setelah itu, dia mengambil barang-barang yang mereka bawa dari rumah sakit. Beberapa asisten rumah tangga membantunya dan memilah barang-barang yang bisa di cuci. Azzam masuk ke kamar dengan perlahan, dia sangat lelah karena harus bekerja dan merawat Reina secara bersamaan. Kepalanya terasa pusing karena kurang tidur. “Mas, tolong bantu aku berbaring.” Azzam mengangguk lalu mengangkat tubuh Reina dan menaikkannya di atas tempat tidur. Dia ikut berbaring dan langsung memejamkan mata. “Mas, ambilkan aku air.” Dia membuka mata lalu menghubungi salah satu asisten rumah tangganya. Tenaganya sudah benar-benar habis dan dia butuh istirahat. “Mas, kamu sudah nggak perduli sama ak

