"Sayang peluk yang eratt" Nessa pun memeluk Bian dengan eratt, "Udah yu tidur besok kan mau berangkat ke kantor" Ucap Nessa mengelus kepala Bian dengan lembut Bian yang merasa elusan Nessa yang sangat enak dirinya pun tertidur di ceruk leher Nessa.
Nessa terus mengelus kepala Bian sampai Bian tertidur pulas kembali, Nessa menatap Bian yang sudah tertidur pun tersenuum hati Nessa merasa bahagia yang selalu berada di dekat Bian, Nessa pun ikut tertidur dan memeluk eratt Bian juga.
Keesokan hari nya Nessa sudah berada di dapur menyiapkan makan pagi untuk Bian dan dirinya, sedangkan Bian terbangun karna merasa terganggu dengan cahaya matahari yang masuk ke dalam kamar mereka.
Bian mengucek ngucek mata nya menatap ke samping pun kaget melihat Nessa tidak berada di tempat tidur "Sayanggggggg" itu lah teriakan Bian, Nessa yang sudah sering terjadi pun menghampiri Bian "Sayang jangan teriak teriak sekarang masih pagi loh" peringat Nessa yang sudah berada di dekat kasur menatap Bian yang masih duduk di atas kasur.
Bian memanyukan bibir nya "Ihh sayang ko kamu pergi gitu aja si pas Bian masih tidur" Ucap Bian berdecik kesal "Kan aku mau buatin sarapan buat Bian" Nessa dudk di atas kasur, mengelus pipi Bian sambil mengembangkan senyum manis nya.
"Tapi seharus nya kamu bangunin aku dulu, tadi aku kaget tau kamu ga ada di samping aku" Ucap Bian yang langsung memeluk Nessa "Tadi aku mau bangunin kamu juga, tapi pas aku liat kamu kaya nya masih ngantuk banget jadi nya aku undur in deh niat aku untuk bangunin kamu" Nessa sambil mengelus kepala Bian dengan lembut, Bian melepaskan pelukan nya dari Nessa sambil menatap Nessa dengan pandangan yang sudah ingin mnegeluskan air matanya.
"Eh- ko malah mau nangis sii" Nessa langsung menghapus air mata Bian yang sedikit keluar Nessa tidak mau Bian menangis hanya dengan masalah sepele.
"Aku takut, ga suka kalau Nessa ga ada di samping aku" Ucap Bian jujur, Nessa yang mendengar nya pun mengerti dan langsung menghapus air mata Bian dengan cepat "Aku kan selalu di sini bersama kamu, kamu lupa ya aku kan tunangan kamu" Nessa menenangkan Bian yang hall ini sering terjadi hampir di setiap hari "Jadi Bian jangan khawatir" Ucap Nessa lagii.
Bian pun mengangguk mengerti "Kalau gitu kamu siap siap dulu oke" Bian hanya mengangguk kecil, Nessa pun mengantarkan Bian menuju kamar mandi Bian yang sedang mandi di kamar mandi sedangkan Nessa menyiapkan setelan kemeja kantor untuk Bian tunangan nya.
Nessa sudah selesai menyiapkan setelan kemeja Bian untuk ke kantor setelah itu Nessa akan menunggu Bian sampai Bian keluar dari kamar mandi, beberapa menit kemudian Bian keluar dengan memakai baju handuk yang menutupi seluruh tubuh dan Barang berharga nya.
________
Bian menatap Nessa dengan badan tegak, "Sayang air nya dingin banget" adu Bian memeluk Nessa, Nessa yang mendengar nya terkekeh "Maaf ya sayang tadi aku sengaja siapin untuk hari ini air dingin supaya kamu lebih segar" Ucap Nessa merapihkan rambut basah Bian, Bian yang mendengar nya hanya bisa mengangguk kecil.
"Kalau gitu Bian pake kemeja nya dulu ya" Ucap Nessa yang ingin langsung keluar, yang langsung di cegah sama Bian
"Mau kemana?"
"Mau siapin sarapan buat kamu di meja makan"
"Temenin aku pasangin dasi"
"Aku tau ko sayang, kamu nanti ke bawah aja panggil aku" Bian yang mendengar nya hanya bisa menganggukan kepala nya, Nessa mengelus pipi Bian yang langsung mencium bibir Bian sekilah dan langsung keluar dari kamar mereka.
Bian yang masih di dalam kamar hanya bisa terdiam sedang kan pipi Bian sudah memerah, beberapa detik kemudian Bian sadar dan langsung menuju walk-in closet untuk memakai setelah kemeja yang sudah di siap kan oleh Nessa.