65 wp47

1536 Words

"Kebahagiaan orang akan terjaga, jika ada kejujuran yang terjaga." Aquila Aquila berencana untuk menemui Stella, ia sudah menghubungi mantan kekasih kakaknya. Semalam Aquila melihat Kakaknya duduk sendiri di ruang tengah lantai dua. Ia tak sengaja mendengar kakaknya terisak dan menyebut nama Stella. Sebagai adik, tentu Aquila juga merasa sakit saat kakaknya dalam terpuruk. Terlepas dari apa yang telah kakaknya lakukan, Andre yang sejak dulu selalu mengutamakan kebahagiaannya, sampai-sampai ia tidak tau. Kakaknya bahagia atau tidak. Aquila menatap keponakannya senang, bayi laki-laki yang baru berusia enam bulan itu terlihat begitu sehat. Dia sangat aktif dalam gendongan laki-laki bertubuh kekar yang sedang membuat s**u. "Halo aunty?" laki-laki itu melambaikan tangan Andra ke arah Aquila,

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD