Sepanjang hari ini, Regan menghabiskan waktu bersama Aquila di taman belakang rumah. Keduanya hanya duduk di ayunan sambil membicarakan kehidupan di masa depan nanti. Regan terus mengatakan ingin memiliki anak kembar laki-laki dan perempuan, agar Aquila tidak perlu hamil lagi nantinya. Semuanya sudah dipikir dengan matang oleh Regan sejak ia tahu Aquila hamil. Rasanya sekarang semakin tidak sabar menunggu calon buah hatinya lahir ke dunia ini. "Aku pengen kuliah," kata Aquila saat mereka sudah saling diam. "Sayang, jangan kuliah dulu ya. Aku gak mau kamu nanti kecapekan. Apalagi kamu hamil di usia muda gini, cukup berisiko kalau gak dijaga benar-benar. Nanti kalau kamu mau kuliah setelah lahiran aja, ya," larang Regan. Ada rasa bersalah yang masih menghantui Regan karena membuat Aquila b

