54wp36

1598 Words

Regan tengah duduk dengan menghadap pada kaca besar di ruangannya. Kaca tembus pandang yang memperlihatkan indahnya langit siang ini membuatnya cukup merasa senang. Dulu Aquila pernah mengatakan jika suatu saat nanti, wanita itu akan bekerja di kantor Regan. Menjadi sekretaris suaminya, agar tidak ada kesempatan wanita lain mendekati suami tercintanya. Namun, semua itu kini tak bisa di wujudkan. "Jadi apa rencana selanjutnya?" tanya sosok laki-laki muda yang sejak tadi duduk di depan meja kerja Regan. Sambil menyesap rokoknya yang sudah tinggal setengah, Regan tersenyum tipis. Sebuah rencana besar akan ia laksanakan bersama Sergio untuk memberi sedikit pelajaran pada dua wanita yang sudah menyebabkan kecelakaan itu. "Saat Aquila kembali nanti, langsung culik mereka berdua. Dan kita siks

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD