Chapter 16

1069 Words

Ariekhsa berada di perpustakaan kota saat itu. Dia butuh beberapa buku referensi yang akan membantunya dalam penulisan buku baru dia yang akan terbit beberapa bulan lagi. Senyumnya mengembang saat melihat buku yang dimaksud sudah ditemukan. Namun, ketika akan mengambil buku tersebut, tidak sengaja dia menabrak punggung seorang gadis yang membelakanginya. Ariekhsa terkejut. Dia menoleh ke arah gadis itu bermaksud untuk meminta maaf. "Maaf, aku tidak sengaja," ujarnya. Dan ketika tatapan mata mereka bertemu, entah bagaimana Ariekhsa terpesona pada bola mata indah itu. Dia terpaku untuk sepersekian detik sebelum menyadari bahwa tindakannya itu sangat tidak sopan. Ariekhsa kembali menundukkan kepalanya. Sial, kini dia gugup hanya karena gadis itu menatapnya sedemikian rupa. "Ah, tidak apa-a

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD