Chapter 17

1078 Words

Pagi itu, Anne dikejutkan oleh kedatangan Sanjaya Januar di rumahnya. Anne baru saja turun ke ruang makan untuk sarapana bersama, sebelum dia mengantar Ariekhsa ke terapi seperti yang sudah ia janjikan, namun langkahnya melambat saat melihat pria asing itu sedang berbincang santai dengn ayahnya. Sial, apakah ibu dan ayahnya akan kembali menyuruh Anne 'kenal' dengan pria itu? Astaga, jika asumsinya benar, lama-lama dia bisa gila! "Anne, kemarilah." Zee yang lebih dulu tahu kehadiran Anne menyuruh anaknya itu untuk bergabung dan ucapan Zee membuat semua perhatian orang-orang di sana tertuju padanya. Anne menghela napas dan duduk di hadapan Sanjaya. Dengan sopan, pria itu tersenyum dan menyapa Anne, yang dibalas hanya dengan senyuman tipis olehnya. "Kenapa dia ada di sini?" bisik Anne pada

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD