Chapter 59

1063 Words

"Tolong katakan apa yang tadi aku dengar adalah kekeliruan," ujar Jocie sambil tersenyum miris. Dia mengusap air mata yang turun dari ujung matanya. Setelah Anne datang menemui Ariekhsa tadi, tidak lama Jocie juga sampai di sana. Namun, keduanya terlalu sibuk berdebat hingga tidak menyadari kedatangannya. Untung saja, karena dengan begitu, Jocie bisa mendengar semuanya. "Jocie, sejak kapan kamu ada di sana?" Mata Anne kembali berkaca-kaca. Saat ini yang dia inginkan hanya melenyap dari muka bumi saja. Sial. Bagaimana bisa Jocie akhirnya mengetahui rahasianya begitu saja? Anne ingin meraung kesal. Kenapa masalahnya tidak juga berhenti? Selalu saja ada datang yang baru. Jocie menggeleng dan berdecih. Dia menatap Anne dengan tatapan risih dan kesal. "Kamu tidak menjawab pertanyaanku sama s

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD