42. Jalan Berdua

1687 Words

Yasmine berjalan dengan hati yang berdebar-debar. Mengetahui bahwa di luar ada suaminya yang saat ini tengah menunggunya entah kenapa membuat jantungnya berdebar tak karuan. “Lo kenapa?” tanya Lila sembari menatap aneh ke arah Yasmine. “K-kenapa apanya?” tanya Yasmine gelagapan. “Keliatan gugup gitu. Kenapa? Sakit? Apa kecapekan?” Apa begitu kentara? Sepertinya Yasmine terlalu berlebihan menyikapi ini. ‘Yasmine, kamu cuma dijemput bukannya diajak ngedate!’―maki Yasmine dalam hati. “Enggak, aku nggak papa.” Mereka kembali melanjutkan perjalanan mereka menuju lift. Sesampainya di lift, Yasmine masih berusaha untuk menormalkan detak jantungnya. Dia harus bisa bersikap biasa di depan Damar. Yasmine menatap angka di atas lift yang terus berjalan turun. Yasmine berharap lift ini bisa berj

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD