“Besok aku akan ketemu sama Mas Damar buat ngomongin masalah ini,” kata Yasmine lugas. “Bagus deh. Kalian udah sama-sama dewasa, selesaikan masalah kalian dengan dewasa juga.” Lila benar. Dia sudah dewasa begitupun dengan Damar. Mereka harus menyelesaikan masalah ini dengan dewasa. Cukup hari ini saja Yasmine lari dari masalah, besok dia harus menghadapinya dengan berani. Tapi dia ragu, apakah ia sanggup? Dengan segera Yasmine kembali mengetikkan pesan untuk Damar dan kemudian segera mengirimnya. Baru beberapa detik terkirim, centang dua pada pesannya sudah berubah warna menjadi biru yang menandakan bahwa Damar telah membaca pesannya. Dia pikir Damar akan mengiriminya pesan kembali tapi ternyata malah panggilan dari suaminya yang masuk. “Kenapa cuma diliatin?” komentar Lila yang melih

