DDD 19 Kebenaran ditutup serapat apapun suatu hari akan terbuka dengan berbagai cara ♥ “Apa yang kamu lakukan?” Javier mengulangi pertanyaannya. “Sayang, dia melarangku mencarimu ke atas,” adu Alisya dengan mimik manja dan melangkah cepat ke arah Javier. Namun baru dua anak tangga dirinya tapaki Javier kembali bersuara, “Berhenti di sana Alisya. Semua yang dikatakan Edo benar adanya. Kamu dan yang lainnya tidak berhak menginjakan kaki di atas sini.” Alisya terpana seraya tak percaya dengan ucapan Javier barusan. “Apa aku salah dengar?” “Tidak, kamu tidak salah dengar. Kamu itu tamu di sini Alisya, bukan Nyonya rumah. Jadi berlakulah sesuai dengan kedudukanmu. Jika tidak, kamu bisa pergi dari sini.” Alisya tersengal tidak percaya Javier kembali bernada pedas kepadanya. “Kamu benar-

