Dua Puluh Lima

1217 Words

    Hari terakhir di Semarang. Jihan mengajak Pandu untuk berkeliling ke Semarang atas. Hanya berkeliling. Memakai mobil Imran, setelah sebelumnya mengantarkan orang tua serta adik Pandu ke bandara. Objek yang dikunjungi kampus tempat Jihan kuliah dulu. Setelah itu turun lagi ke mall di Simpang Lima.     "Belum cukup?" Tanya Pandu saat Jihan memasuki sebuah toko buku. "Mumpung disini. Kalau di Jakarta suka males sama panasnya." Jawab Jihan sambil tangannya terus bekerja mengambil buku yang diinginkannya. "Gak beda jauh panasnya." Kata Pandu ketika membantu Jihan mengambil buku di rak atas. "Komik lagi?" Ucap Pandu tak percaya. "Hehe." Balas Jihan dengan cengirannya meskipun tangannya kesulitan membawa buku. Dan kemudian Pandu dengan sigapnya membantu membawa buku yang cukup berat.     "U

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD