[ Jihan’s POV ] Dulu aku mengira senang rasanya jika memiliki pasangan yang memiliki dunia yang sama denga kita. Seminat, se-pekerjaan, apalagi se-geng hang out lagi. Heemm, enak pasti. Sampai aku merasa kalau cukup menjadikan mereka yang memiliki dunia yang sama dengan kita sebagai sahabat atau hanya sebagai teman. Seperti yang hati kecilku bilang setiap kali ingin memulai hubungan baru tapi yang seminat setelah putus dari Dion. "Kamu nggak harus ngerubah hubungan dengan orang yang dekat denganmu menjadi tingkatan yang lebih. Cukup terima mereka sebagai tempat bahagia dan keluh kesahmu saja. Apaan sih pake mikir enaknya punya pasangan sejurusan. Pasrah saja dengan segalanya, Allah tidak tidur kok, Dia tahumana yang baik untuk umatnya." Kata hatiku. Lalu abang kerenku bilang kala

