BAB 46: Jangan Menyerah!

1251 Words

Ketika Richard sadar, wajah yang pertama kali dilihatnya adalah Andre yang tersenyum lega. Richard mengamati sekitar ruangannya dan tak menemukan sosok Anora di sana, selain Tania yang duduk di kursi dan membolak-balikkan halaman majalah yang tengah dibacanya. "Anora lagi ada janji temu sama Manda..." seolah mengerti apa yang sedang dicari oleh Richard, Andre sengaja memberitahunya. Tania mendongak, ia mendengar Andre bersuara dan buru-buru berjalan menghampiri Richard. "Lo udah gak pa-pa?" tanya Tania sedikit cemas. Richard hanya mengangguk. Tania menarik salah satu laci di nakas sebelah kamar tidur Richard kala mendengar ponsel Richard berdering. Ia memberikan ponsel itu kepada Richard. Ditatapnya sebentar sapa sosok orang yang mencoba menghubunginya, lalu ia mendesah kecewa karena men

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD