BAB 24 AKU CINTA UANG

1301 Words

Luna Hari sudah gelap ketika aku sampai di apartemen. Barang belanjaanku cukup banyak sehingga membuatku kerepotan membawanya. Tanganku sampai pegal mengangkutnya dari mobil menuju apartemenku. Usai menata belanjaan, tak lupa aku menghitung sisa uangku. Aku sadar, uangku telah berkurang, meski lembaran merahnya masih lebih banyak. Aku sudah mengeluarkannya untuk memenuhi kebutuhanku selama bertahan hidup. Namun, aku juga sadar bahwa semakin hari jumlah uangku akan berkurang. Mau tidak mau, aku pasti akan menggunakannya sehingga membuatnya jadi sedikit. Ini tentu tak bisa dibiarkan. Aku harus bekerja lagi supaya dapat uang. Jika tidak, aku bisa berakhir jadi gelandangan. Tapi, di mana aku bisa mendapatkan pekerjaan? "Ah, perutku jadi lapar karena memikirkan uang," ucapku sembari memeg

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD