Bab 205. Kunjungan Puspa dan Rosi

1241 Words

Bayu buru-buru pulang malam itu setelah mengantar Kania, dia sudah janji dengan Duta untuk datang ke rumahnya terkait tugas kuliah yang harus diselesaikan malam ini. Dia sempat meminta maaf kepada Sindi karena tidak bisa ikut bergabung makan malam di apartemen papanya, padahal Sindi sudah memasak untuknya. “Jadi kamu tetap menitipkannya ke penitipan anak bu Megi?” tanya Sindi saat Kania sudah tidur nyenyak. “Ya.” Sindi menggeleng, berpikir bahwa itu bukan ide yang baik menjelang pernikahan. “Kenapa, Sin?” “Nggak apa-apa. Aku hanya … mengkhawatirkannya. Kamu dulu tampak kesal setelah dihubungi bu Megi yang telah menghakimimu.” “Karena dia tidak tahu masalah yang sebenarnya.” Sindi menghela napas panjang. Entah kenapa dia sangat mengkhawatirkan Kania jika dititipkan di penitipan itu,

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD